Welcome to my blog, RocK you Like A HurricanE ! !

Selasa, 20 November 2012

Mngenang si Monter of Rock Dunia



Scorpion resmi dibentuk pada tahun 1969 oleh Rudolf Schenker (Rhytm gitar/Vokal), Karl-Heinz Follmer (Lead Gitar), Lothar Heimberg (Bass), dan wolfgang Dziony (Drum). Pada tahun 1971, Michael Schenker (adik Rudolf Schenker) bergabung kedalam band sebagai lead gitar, selain itu bergabung juga Klaus Meine sebagai vokalis baru. Tahun 1972 mereka merekam 'Lonesome Crow' yang menjadi soundtrack sebuah film di Jerman 'Das Kalte Paradies'.

Meskipun mereka gagal mendapatkan perhatian publik, sebuah band rock tahun 70-an UFO merasa tertarik pada permainan gitar Michael Schenker dan berminat untuk menyewanya sebagai lead gitar. Pada tahun 1973, Michael keluar dan digantikan oleh Uli Jon Roth, dibawah bimbingannya, Scorpion menelorkan 4 album berturut-turut bersama RCA Record : Fly to The Rainbow (1974), In Trance (1975), Virgin Killer (1976), dan Taken by Force (1977). Meskipun album-album mereka tersebut gagal mendapatkan perhatian serius oleh publik di Amerika, namun mereka mampu meraih sukses di Jepang. Pada saat rilis Taken by Force, Roth memutuskan untuk keluar dan membentuk Electric Sun setelah merasa bahwa arah bermusiknya berbeda dengan scorppion. Tokyo Tapes adalah double live album yang mereka rekam di Tokyo bersama Roth rilis pada tahun 1978. Segera setelahnya Roth pun keluar dari band.

Pada tahun 1979, Michael dipecat dari UFO karena kecanduannya terhadap alkohol yang cukup parah, ia pun kembali bergabung bersama Scorpions yang sebelumnya band ini telah menandatangani kontrak dengan Mercury records. Mereka kemudian merilis 'Lovedrive' dan pada tahun yang sama mereka menjalani tur Amerika pertamanya, Tapi sayangnya mereka kembali gagal memperoleh perhatian dari publik Amerika bahkan album Lovedrive dilarang edar di Amerika karena penggunaan cover yang terlalu vulgar. Masih terjebak dalam jerat alkohol dan obat-obatan, Michael berulang kali melewatkan jadwal tur yang mesti mereka tempuh, hingga Scorpions harus menyewa gitaris Matthias Jabs untuk menggantikan Michael pada saat mereka konser. Michael akhirnya keluar dari band untuk yang kedua kalinya.

Kini dengan susunan formasi Klaus Meine (Vokal), Rudolf Schenker (Gitar), Matthias Jabs (Lead Gitar), Francis Buchholz (Bass) dan Herman Rarebel (Drum), mereka merilis 'Animal Magnetism' pada tahun 1980 dan kembali mengadakan tur dunia. Secara mengejutkan album ini meraih emas di Amerika, dan Scorpions segera kembali ke studio rekaman untuk merekam rilis album berikutnya. Masalah baru muncul ketika Meine tiba-tiba kehilangan suaranya dan harus menjalani operasi pada pita suaranya. Banyak gosip menyebar dan mengatakan bahwa Meine telah dipecat dari band dan digantikan oleh Don Dokken. Scorpions membuktikan bahwa rumor yang berkembang selama ini adalah tidak benar dengan kembalinya Meine pada album 'Blackout' yang dirilis tahun 1982. Album ini meraih sukses dunia, di Amerika saja album ini terjual hingga lebih dari satu juta copy. Sukses mereka berlanjut dengan rilisnya album 'Love at First Sting' pada tahun 1984, album ini mempopulerkan lagu 'Rock You Like a Hurricane' yang kemudian menghasilkan double platinum.

Setelah merilis World Wild Live pada tahun 1985, mereka menghilang selama dua tahun dari industri musik. Album ke sepuluh mereka 'Savage Amusement' akhirnya rilis pada tahun 1988, mereka pun kembali meraih sukses dengan lagu 'Rhythm of Love'. Pada tahun 1990, album 'Crazy World' dirilis dan menjadi album mereka yang tersukses sepanjang sejarah, album ini mempopulerkan lagu 'Wind of Change'.

Album Crazy World menjadi album terakhir mereka yang meraih sukses. Pada tahun 1993 mereka merilis 'Face The Heat' yang sayangnya pada saat itu para penggemar mereka sudah tidak tertarik lagi dengan mereka seiring dengan berkembangnya trend musik alternatif pada awal 90-an. Album 'Face The Heat' akhirnya memperoleh emas, dan pada tahun 1995 mereka kemudian merilis album live 'Live Bites'. Kini dengan Basis Ralph Rieckermann dan drumer James Kottak, mereka merilis 'Pure Instinct' pada tahun 1996. Mercury Records merilis double album terbaik Scorpions 'Deadly Sting: The Mercury Years' pada tahun 1997. Album eksperimental mereka dengan style pop-techno melodi 'Eye II Eye' rilis pada musim panas tahun 1999. Album Moment of Glory featuring Berlin Philharmonic Orchestra dan beberapa aransemen ulang dari lagu-lagu lama Scorpion dirilis pada musim gugur tahun 2000.

Michael Schenker adalah gitaris dan pencipta lagu yg jenius. Gw justru suka album Scorpion Face the heat dan Pure instynct. Crazy world kurang suka.
Grup M. Schenker yaitu MSG, pernah mencuri perhatian dunia lewat lagu Never ending nightmare. Robbie Mcaulley pantas berterima kasih sama Michael, karna dgn modal jadi vokalis MSG, Robbie bisa merilis solo yg melejitkan Teach me how to dream.

Selasa, 09 Oktober 2012

No Pain No Gain.mp3



Scorpions adalah kelompok musik hard rock and ballads dari Hannover, Jerman, yang menjadi salah satu band legendaries yang paling dikenal lewat lagu-lagunya seperti "Rock You Like a Hurricane", "Wind of Change" dan "Still Loving You","Always Somewhere". Group band ini banyak lagu yang bertemakan kemanusiaan dan percintaan. "Wind of Change" adalah salah satu lagu Scorpions yang bertipe balads rock yang bertema kemanusiaan. Lagu ini di buat pada tahun 1989 dan terdapat dalam album Crazy World. Lagu ini menceritakan tentang perubahan politik di Eropa Timur pada waktu itu seperti runtuhnya Tembok Berlin, meningkatnya kebebasan di blok komunis (yang disusul jatuhnya Uni Soviet), dan berakhirnya Perang Dingin.
Dalam album Pure Instinct (1996) mereka bekerja sama dengan dua penulis lagu Indonesia Titiek Puspa dan James F. Sundah dalam lagu "When You Came into My Life". Selain bekerja sama dengan musisi Indonesia mereka juga pernah menyelenggarakan konser di Bandung yang bertema Accoustic pada tahun 2000 dan di Jakarta yang sangat luar biasa pada tahun 2004. Scorpions mengakhiri karier musiknya pada tahun 2010, sebagaimana rilis pers mereka tertanggal 24 Januari 2010 di situs resminya. Album terakhir mereka dirilis Maret 2010 diikuti dengan tur dunia. Mereka band yang sangat lama bergaul di dunia musik. Sekarang mereka sedang menggalakan tour dunia untuk konser terakhir mereka untuk menyapa para penggemarnya.
Salah satu lagu yang menjadikan motivasi bagi semuanya terutama bagi kita para pelajar yang masih jatuh bangun untuk suatu tujuan, adalah “No Pain No Gain” yang artinya jika tidak sakit tidak ada keberuntungan yang maksudnya adalah kita mengerjakan sesuatu itu perlu berkorban untuk mencapai tujuan tersebut. Didalam lagu tersebut juga mengatakan “You got no vision in your head, You got no vision better dead” , kamu punya misi/tujuan di kepalamu, jika tidak punya misi/tujuan lebih baik mati. Kemudian pada syair selanjutnya “Keep running don't look back, Keep moving paint it black, Keep going don't ever stop”, “Terus berjalan jangan melihat ke belakang, Terus bergerak cat hitam, Terus jangan pernah berhenti”. Cat hitam disini adalah jangan pernah berhenti untuk belajar dan terus belajar. Dan semua itu akan mendapatkan hasil atau cita-cita/misi/tujuan kita yang disebut The Winner. Tidak ada waktu untuk pecundang, yang lemah akan jatuh dan yang kuat akan tetap bertahan.“No time for losers you make the call, Believe in yourself stand tall, Another day it's in your hand, You can be the winner in the end”.
Secuwil motivasi untuk menambah semangat kita sebagai anak sekolah, cita-cita masih menunggu untuk dijemput. Jemputlah cita-citamu sebelum ajalmu menjemput, Ok